ANTARA
CINTA dan SAHABAT
Pagi itu tampak Rena dan Keisya sedang
berangkat sekolah dengan mengendarai motornya masing-masing. Setelah mereka
sampai di sekolah, ternyata belum bel masuk padahal Rena dan Keisya sudah
tergesa-gesa. Sambil menunggu bel tanda masuk, mereka bersenda gurau dengan
teman-teman mereka. Yang tidak disangka oleh Rena dan Keisya adalah kelas
mereka mendapat teman baru yang namanya Reza. Reza adalah anak pindahan dari
SMA N Harapan Bangsa, ia merupakan anak yang pandai, baik, dan mudah bergaul.
Rena dan Keisya ingin menjadi sahabat Reza. Akhirnya Reza, Rena, dan Keisya
bisa menjadi sahabat baik dan akrab.
Saat
waktu istirahat, terlihat Reza yang sedang duduk di depan kelas sambil membaca
buku. Tiba-tiba Keisya datang dan dia berbincang-bincang dengan Reza. Rena yang
mengetahui hal itu merasa iri kepada Keisya. Setelah Reza pergi meninggalkan
Keisya, Rena datang dan Keisya bercerita kalau Reza anak yang banyak cerita dan
baik. Rena merasa iri kepada Keisya karena sebenarnya Rena menyukai Reza sejak
pandangan pertama. Namun Rena memendam perasaan ini karena Rena tahu kalau
Keisya juga menyukai Reza. Rena tidak mau menyakiti perasaannya Keisya karena
Keisya adalah sahabatnya sejak kecil.
Tapi
karena Reza mempunyai adik perempuan, maka Rena berusaha mendekati adik
Reza yang bernama Cha-cha. Cha-cha masih
duduk di kelas 2 SMP. Rena ingin sekali mendapatkan hati Reza tanpa ketahuan
oleh Keisya, sedangklan Keisya ingin mendapatkan hati Reza tanpa ketahuan dan
menyakiti hati Rena. Kalau dipikir-pikir Keisya ada yang menyukai yaitu namanya
Jodi. Tapi Keisya lebih menyukai Reza daripada Jodi. Tapi ada teman Keisya yang
sangat menyukai Jodi, tapi Jodi juga tidak suka dengan orang itu karena dia
orangnya jahat dan licik. Rena ingin sekali Keisya berpacaran dengan Jodi, jadi
Reza bisa menjadi miliknya. Namun usaha Rena sia-sia karena Keisya sama Reza
malahan semakin dekat, bukannya semakin jauh.
Oleh
karena itu, Rena berusaha mendekati Cha-cha agar ia tahu perasaan Reza dari
Cha-cha. Dan dia juga berusaha selalu bersikap baik kepada Cha-cha, bahkan Rena
sampai mau mengantar Cha-cha ke sekolah agar bisa mendapatkan hatinya. Usahanya
untuk mendekati Cha-cha tidak sia-sia. Setiap hari Rena mengantar dan menjemput
Cha-cha dan Reza ke sekolah, namun Keisya tidak mau kalah denga strategi Rena,
iapun berusaha mendekati Reza dan keluarganya agar Reza bisa menerimanya.
Cha-cha yang mengetahui Rena dan Keisya segera memberitahu kepada kakaknya.
Namun kakaknya malah berkata “Mana mungkin Rena dan Keisya suka sama kakak,
mereka kan cantik, baik, dan kaya. Masak suka sama kakak yang Cuma orang miskin
sih !” ujar Reza.
“Tapi
kak, aku tuh tahu kalau kak Rena dan kak Keisya itu suka sama kakak.” Seru
Cha-cha
“Ya
sudah terserah kamu saja lah Cha!!!.” Seru Reza
Setelah pembicaraan itu Reza
berpikir apakah benar Rena dan Keisya suka sama dia. Tapi ternyata Reza juga
menyukai Keisya, namun dia tidak suka kepada Rena karena dia hanya menganggap
Rena itu adiknya sendiri. Sebenarnya Reza suka dengan Keisya, tapi sahabatnya
Jodi juga suka dengan Keisyasejak dulu dan dia selalu ditolak oleh Keisya
karena Keisya hanya suka dengan Reza dari dulu pertama Reza masduk sekolah.
Listy yang mengerti bahwa Jodi suka dengan Keisya tidak terima Karen Listy juga
suka dengan Jodi. Listy akan menaburkan paku di jalan yang sering di lewati
oleh Keisya saat berangkat ke sekolah agar dia tidak bisa berangkat ke sekolah
karena sepedanya kemps. Namun usaha Listy tidak berhasil karena pada saat itu
Jodi lewat dan Keisya berangkat ke sekolah bersama Jodi.
Keisya benar-benar tidak tahu
salahnya kepada Listy sehingga dia mencoba untuk mengempeskan ban sepedanya
agar tidak bisa berangkat ke sekolah. Setelah Keisya diberitahu bahwa Listy
mengempeskan ban sepedanya itu karena dia tidak mau Keisya dekat-dekat dengan
Jodi karena Listy mencintai Jodi. Akhirnya Keisya berusaha berbicara dengan
Jodi.
“Jod
sebenarnya Listy itu suka sama kamu, jadi dia tidak suka kalau kita
dekat-dekatkarena nanti dia bisa bertindak nekad lagi!” ujar Keisya
“Tapi
aku itu sukanya Cuma sama kamu Sya.” ujar Jodi
“Terserah
kamu lah !” seru Keisya
Akhirnya
Keisya pergi meninggalkan Jodi yang sedang menyatakan cintanya. Namun Keisya
tidak peduli karena dia tidak mau mencari masalah dengan Listy lagi karena
Listy tidak suka kalau Jodi dekat-dekat dengan Keisya
Setelah kejadian siang itu, Keisya
berusaha untuk menjauh dari Jodi. Tapi sebenarnya Jodi sangat menyukai Keisya
dengan tulus tanpa memandang derajatnya sebagai anak pejabat. Namun Keisya
berpikir bahwa cinta itu tidak boleh dipaksakan dan dia akan berusaha untuk
mencintai Jodi, tapi itu mustahil karena hationya hanya untuk Reza seorang. Dia
sadar bahwa cintanya hanya untuk Rezabukan untuk Jodi. Tapi Keisya juga harus
mengalah karena Rena juga mencintai Reza. Itulah yang menjadi pikiran oleh
Keisya karena bagaimanapun Rena adalah sahabatnya dan diapun sudah berjanji
untuk selalu bahagia saat Renapun bahagia. Oleh karena itu, Keisya berusaha
untuk mengalah agar Rena bisa mendekati Reza dan menjadi pacarnya. Keisya tidak
mau kehilangan sahabat sejatinya hanya karena seorang laki-laki yang sama-sama
mereka sukai.
Karena Listy tahu bahwa Keisya tidak
suka dengan Jodi, tapi Jodi tetap mendekati Keisya. Jadi Listy membayar orang
untuk menculik dan membunuh Keisya agar Jodi tidak dekat-dekat lagi dengan
Keisya. Saat Keisya pulang sekolah, ia naik sepeda sendiri dan tiba-tiba ada
sebuah mobil misterius yang berhenti tepat di depan sepeda Keisya. Tiba-tiba
Keisya di bawa secara paksa oleh orang yang ada di dalam mobil itu. Setelah
itu, Keisya di bawa ke sebuah hutan yang sangat lebat dan tidak ada satu
orangpun yang ada untuk dimintai tolong. Keisyapun di bawa keluar dan di ikat
di sebuah pohon besar yang ada di hutan tersebut. Namun karena cuaca tiba-tiba
hujan Keisyapun tidak jadi di ikat di pohon besar tersebutdan di bawa masukke
dalasm mobil lagi. Karena Nisa kasihan dengan Keisya yang di culim oleh orang
suruhan Listy, Nisapun memberitahukan hal tersebut kepada Jodi dan menyuruh
Jodi agar segsera mencari dan membebaskan Keisya. Setelah mendengar hal itu,
Jodi segera memberitahu Rena dan Reza agar bisa membantu mencari Keisya. Mereka
segera pergi ke rumah Listy dan mengajak Listy untuk memberi tahu dimana Keisya
disekap oleh orang suruhannya. Setelah mereka cukup lama menelusuri perjalanan,
Jodi, Rena, Reza, dan Listy sampailah di sebuah hutan yang sangat lebat.
Untunglah Jodi, Rena, dan Reza dating tepat waktu, kalau mereka terlambat
sedikit saja mereka sudah kehilangan nyawanya Keisya. Setelah itu Rena segera
menelfon polisi agar Listy dan orang suruhannya mendapatkan hukuman yang
setimpalakibat perbuatannya yang sudah menclik dan hamper membunuh Keisya.
Sesaat kemudian polisi itu datang dan segera membawa Listy dan orang suruhannya
ke kantir polisi untuk di introgasi. Keisya sangat senang sekali karena ia
telah selamat dan ia tidak jadi mati karena sudah diselamatkan oleh Jodi, Reza,
dan Rena. Untuk berterima kasih kepada teman-temannya terutama Jodi, Keisya
mentraktir mereka di sebuah restoran mewah.
Mereka sangat senag sekali karena
bisa makan bersama seperti sekarang ini. Sebenarnya Keisya masih mempunyai
ganjalan di hatinya karena ia ingin ikut Reza berjualan Koran di dekat terminal
saat pulang sekolah. Namun apakah Reza memperbolehkan Keisya membantunya
berjualan Koran, dengan perlahan Keisyapun memberanikan diri untuk menawarkan
jasanya untuk membatu berjualan Koran.
“Reza,
aku boleh ikut kamu jualan Koran gak?” tanya Keisya
“Tapi
Sya, nanti kamu capek lho. Aku kan kerjanya keliling lho!” seru Reza
“Tidak
apa-apa, aku ingin ikut untuk membantu kamu Z.”ujar Keisya
“Baiklah.
Kamu boleh ikut denganku.” Jawab Reza dengan tersenyum
Akhirnya impian Keisya untuk
membantu Reza berjualan Koran bisa tercapai. Sehingga ia bisa balas budi atas
jasanya yang telah mambantu untuk menyelamatkannya dari para penculik yang
disuruh oleh Listy. Keisya merasa senang sekali bisa mambantu mencari uang
untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarganya. Meskipun Keisya merasa capek dan
lelah tapi ia merasa senang, namun ia tidak merasakan kelelahannya hanya demi
membantu Reza mendapatkan uang lebih. Ternyata mencari uang itu susah dan cukup
sulit menurut Keisya, namun menurut Reza tidak susah karena ia telah memiliki
pelanggan yang setia. Tenyata saat Keisya membantu Reza berjualan Koran,
pembeli yang mau membeli koran menjadi tambah banyak sehingga uang yang di
dapatkanpun banyak banyak dan orang tua Rezapun sena karena bisa membantu
memenuhi kebutuhan hidup.
Kedua orang tua Reza bangga dengan
Keisya yang mau membantu anaknya berjualan Koran. Rena yang mengetahui apa yang
dilakukan Keisya tidak terima dan dia terus berusaha untuk mendekati Cha-cha
yang sangat disayangi oleh Reza. Rena berusaha untuk menyenangkan hati Cha-cha
dengan cara mengajak Cha-cha jalan-jalan dan malam. Rena tidak hanya makan
malam dengan Cha-cha tapi dia juga mengajak Reza dan kedua orang tuanya. Namun
Reza tidak bisa ikut karena dia belum pulang dari berjualan Koran, padahal
setiap jam 16.30 dia sudah pulang tapi sekarang belum pulang. Rena, Cha-cha,
dan kedua orang tua Rezapun berangkat tanpa menunggu Reza pulang karena nanti
takut kalau kemalaman. Ternyata Reza jam segitu belum pulang karena Reza diajak
oleh Keisya untuk menemaninya jalan-jalan dan makan malam. Rena dan keluarga Reza pergi ke Mall untuk berbelanja,
sedangkan Keisya dan Reza pergi ke taman untuk jalan-jalan. Pada saat rombongan
Rena dan keluarga Reza menuju ke restoran, yang lebih tidak di sangka oleh Rena
adalah Keisya dan Reza ada disana. Kemudian merekapun bergabung dan makan malam
bersama. Sebenarnya Keisya tidak suka kalau dia dan Reza bertemu dengan Rena
karena akan menganggu Keisya saat akan menyatakan cintanya kepada Reza.
Sebenarnya Rena juga tidak suka karena disaat ia berkumpul dengan Reza dan
keluarganya maka ini adalah waktu yang tepat untuk menyatakan cintanya kepada
Reza.
Suatu hari nanti Reza akan
memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Keisya dan ia yakin bahwa
Keisya akan menerima cintanya. Namun jika dia belum sempat menyatakan kepada
Keisya tapi Keisya sudah menyatakan terlebih dahulu maka Reza akan menerimanya dengan lapang
dada. Namun apakah Keisya mau dengan laki-laki tukang koran. Pada hari libur,
Keisya ingin ikut Reza berjualan koran lagi, Rezapun mengizinkan Keisya ikut
karena ini kesempatan emasnya untuk menyatakan cintanya kepada Keisya.
Cha-chapun heran dengan sikap Keisya yang setiap hari ikut berjualan dengan
Reza. Padahal orang kaya seperti Keisya mana mau keliling dan berpanasan untuk
menjajakan koran selama seharian. Cha-cha merasa bahwa Keisya ingin mencuri
hati kakaknya, padahal dia lebih setuju kalau kakaknya berpacaran dengan Rena
orangnya baik, cantik, dan ramah.
Semoga Reza tidak salah untuk
memilih perempuan agar bisa menjadi pacar dan bisa langgeng. Menurut Cha-cha,
Keisya itu baik, cantik, tapi saying dia cengeng dan dia sangat manja saat
dekat dengan kakaknya. Oleh karena itu, Cha-cha tidak setuju kalau kakaknya
berpacaran dengan Keisya yang sifatnya sangat manja dan melebihi sifat Cha-cha
kepada kakaknya. Cha-cha lebih setuju kalau Reza berpacaran dengan Rena karena
Rena orangnya baik, cantik, dan ramah. Tapi ternyata Reza tidak mencintai Rena,
dia hanya menganggap Rena sebagai adiknya.
Sesaat kemudian, Keisya dan Rena
datang, mereka mengajak Reza dan Cha-cha untuk makan di restoran dan
jalan-jalan. Karena hari ini Reza berulang tahun, Rena dan Keisya akan membeli
hadiah dan kue ulang tahun untuk memberi surprise kepada Reza. Mereka kemudian
pergi ke restoran untuk makan siang. Setelah mereka selesai makan, mereka
jalan-jalan di taman dan berfoto-foto di sekitar taman. Rena merasa cemburu
melihat kedekatan Reza dan Keisya. Cha-cha merasa kasihan dengan Rena karena
kakaknya tidak mau menuruti kemauannya yang melarang Reza berdekatan dengan
keisya. Rena hanya mengurangi pandanganya kepada Reza karena mereka sedang
asyik berfoto-foto.
Reza berniat untuk menyatakan
cintanya kepada Keisya karena Reza takut Jodi akan merebut Keisya darinya.
Jodipun berniat akan menyatakan cintanya kepada Keisya, namun dia harus
merasakan sakit karena ia yakin bahwa Keisya tidak akan menerimanya sebagai
pacar. Reza sangat takut untuk menyatakan perasaannya kepada Keisya, ia takut
kalau Keisya belum siap untuk berpacaran dengannya.
Keesokan harinya, Reza akan
berangkat berjualan koran, tiba-tiba Keisya datang dan memaksa untuk ikut
berjualan dengannya. Reza berharap hari ini adalah hari keberuntungannya untuk
menyatakan cinta kepada Keisya. Setelah selesai berjualan koran, Keisya
mengajak Reza untuk makan di sebuah restoran. Di waktu yang sama, Rena mengajak
Cha-cha jalan-jalan dan membeli peralatan sekolah. Setelah selesai berbelanja,
Rena mengajak Cha-cha makan di tempat yang sama dengan Reza dan Keisya. Setelah
sampai di restoran, Rena dan Cha-cha melihat Reza dan Keisya sedang makan.
Sebelum Rena dan Cha-cha menyapa, tiba-tiba Keisya berkata kepada Reza bahwa
dia sayang dan dia ingin menjadi pacar Reza, Rezapun menerimanya. Rena merasa
sangat terpukul dan dia pergi keluar restoran. Cha-chapun mengejar Rena karena
dia takut akan terjadi sesuatu dengan Rena. Jodi yang melihat Rena berlari
keluar dari restoran sambil menagispun mengejar Rena.
Tiba-tiba, braaakkk……. Rena
tertabrak oleh sebuah mobil dan terjatuh dan tidak sadarkan diri dengan darah
berkucuran yang keluar dari hidung dan kepalanya. Jodi, Reza, dan Keisya segera
membawanya ke Rumah sakit terdekat, karena mereka takut jika terjadi sesuatu
hal yang tidak di inginkan. Setibanya di rumah sakit, dokter segera memeriksa
Rena. Dokter keluar dari ruangan Rena dan memberi tahu kalau Rena sekarang Koma
dan kritis karena terjadi pendarahan pada bagian otaknya dan terlalu banyak
kehilangan darah.
Oleh karena itu, dokter memerlukan banyak
darah untuk menstranfusi Rena. Pada saat dokter memperbolahkan Rena untuk di
jenguk, Rena selalu memanggil nama Reza, Reza, dan Reza... Saat itu, Reza
sedang berbicara dengan Keisya.
“Za,
aku mohon kepadamu untuk menggenggam tangan Rena dan berkata bahwa kamu cinta
sama dia..!!!!!”kata Keisya.
“Tapi
Sya,… kita kan baru saja jadian? Masa kamu suruh aku untuk menyatakan cinta
kepada Rena? Lagian, aku kan gak cinta sama dia!!!” jawab Reza.
“Tapi,
aku ingin kamu berpacaran dengan Rena karena dia sahabatku sejak kecil!! Aku
gak mau nyakitin perasaan dia!!!” tegur keisya.
“Kalo
ini mau kamu, aku akan menurutinya….”jawab Reza lagi, dengan hati yang sedikit
terpaksa.
Akhirnya, Reza menuruti permintaan
Keisya. Pada saat Reza melakukan permintaan Keisya, Keisya pergi meninggalkan
Rumah sakit tanpa sepengetahuan siapapun. Namun, Jodi mengetahui perasaan
Keisya saat ini yang sangat hancur berkeping-keping. Jodipun mengejar Keisya
karena dia pergi dengan menangis. Dia tidak mau terjadi sesuatu hal yang tidak
diinginkan. Oleh karena itu, Jodi mengantar Keisya sampai ke rumah dan
menghibur perasaan Keisya. Dengan ketakutan yang sangat menggebu-gebu, Jodi
memberanikan dirinya untuk menyatakan cintanya kepada Keisya karena sekarang
Reza telah berpacaran dengan Rena. Keisyapun menerima permintaan Jodi untuk
menjadi pacarnya. Jodi sangat senang sekali karena dia bisa diterima oleh
Keisya sebagai pacarnya. Keisya tidak menyangka mengapa dirinya bisa menerima
Jodi, padahal dia tidak suka dengan Jodi.
Renapun merasa senang sekali karena
dia bisa berpacaran dengan Reza, Cha-chapun ikut bahagia karena kakaknya bisa
berpacaran dengan orang pilihannya. Akhirnya Rena sembuh dan dia sudah
diperbolehkan untuk pulang tapi harus tetap istirahat di rumah karena
kondisinya belum pulih betul. Akhirnya Rena bisa bahagia dengan Reza dan Keisya
juga bahagia dengan Jodi. Merekapun menjadi sahabat yang sangat bahagia dan
sangat senang karena bisa berpacaran dengan orang yang mereka sayangi.
===o0o===