Kamis, 22 Maret 2012

Cerpen KU


ANTARA CINTA dan SAHABAT

      Pagi itu tampak Rena dan Keisya sedang berangkat sekolah dengan mengendarai motornya masing-masing. Setelah mereka sampai di sekolah, ternyata belum bel masuk padahal Rena dan Keisya sudah tergesa-gesa. Sambil menunggu bel tanda masuk, mereka bersenda gurau dengan teman-teman mereka. Yang tidak disangka oleh Rena dan Keisya adalah kelas mereka mendapat teman baru yang namanya Reza. Reza adalah anak pindahan dari SMA N Harapan Bangsa, ia merupakan anak yang pandai, baik, dan mudah bergaul. Rena dan Keisya ingin menjadi sahabat Reza. Akhirnya Reza, Rena, dan Keisya bisa menjadi sahabat baik dan akrab.
Saat waktu istirahat, terlihat Reza yang sedang duduk di depan kelas sambil membaca buku. Tiba-tiba Keisya datang dan dia berbincang-bincang dengan Reza. Rena yang mengetahui hal itu merasa iri kepada Keisya. Setelah Reza pergi meninggalkan Keisya, Rena datang dan Keisya bercerita kalau Reza anak yang banyak cerita dan baik. Rena merasa iri kepada Keisya karena sebenarnya Rena menyukai Reza sejak pandangan pertama. Namun Rena memendam perasaan ini karena Rena tahu kalau Keisya juga menyukai Reza. Rena tidak mau menyakiti perasaannya Keisya karena Keisya adalah sahabatnya sejak kecil.
Tapi karena Reza mempunyai adik perempuan, maka Rena berusaha mendekati adik Reza  yang bernama Cha-cha. Cha-cha masih duduk di kelas 2 SMP. Rena ingin sekali mendapatkan hati Reza tanpa ketahuan oleh Keisya, sedangklan Keisya ingin mendapatkan hati Reza tanpa ketahuan dan menyakiti hati Rena. Kalau dipikir-pikir Keisya ada yang menyukai yaitu namanya Jodi. Tapi Keisya lebih menyukai Reza daripada Jodi. Tapi ada teman Keisya yang sangat menyukai Jodi, tapi Jodi juga tidak suka dengan orang itu karena dia orangnya jahat dan licik. Rena ingin sekali Keisya berpacaran dengan Jodi, jadi Reza bisa menjadi miliknya. Namun usaha Rena sia-sia karena Keisya sama Reza malahan semakin dekat, bukannya semakin jauh.
Oleh karena itu, Rena berusaha mendekati Cha-cha agar ia tahu perasaan Reza dari Cha-cha. Dan dia juga berusaha selalu bersikap baik kepada Cha-cha, bahkan Rena sampai mau mengantar Cha-cha ke sekolah agar bisa mendapatkan hatinya. Usahanya untuk mendekati Cha-cha tidak sia-sia. Setiap hari Rena mengantar dan menjemput Cha-cha dan Reza ke sekolah, namun Keisya tidak mau kalah denga strategi Rena, iapun berusaha mendekati Reza dan keluarganya agar Reza bisa menerimanya. Cha-cha yang mengetahui Rena dan Keisya segera memberitahu kepada kakaknya. Namun kakaknya malah berkata “Mana mungkin Rena dan Keisya suka sama kakak, mereka kan cantik, baik, dan kaya. Masak suka sama kakak yang Cuma orang miskin sih !” ujar Reza.
“Tapi kak, aku tuh tahu kalau kak Rena dan kak Keisya itu suka sama kakak.” Seru Cha-cha
“Ya sudah terserah kamu saja lah Cha!!!.” Seru Reza
            Setelah pembicaraan itu Reza berpikir apakah benar Rena dan Keisya suka sama dia. Tapi ternyata Reza juga menyukai Keisya, namun dia tidak suka kepada Rena karena dia hanya menganggap Rena itu adiknya sendiri. Sebenarnya Reza suka dengan Keisya, tapi sahabatnya Jodi juga suka dengan Keisyasejak dulu dan dia selalu ditolak oleh Keisya karena Keisya hanya suka dengan Reza dari dulu pertama Reza masduk sekolah. Listy yang mengerti bahwa Jodi suka dengan Keisya tidak terima Karen Listy juga suka dengan Jodi. Listy akan menaburkan paku di jalan yang sering di lewati oleh Keisya saat berangkat ke sekolah agar dia tidak bisa berangkat ke sekolah karena sepedanya kemps. Namun usaha Listy tidak berhasil karena pada saat itu Jodi lewat dan Keisya berangkat ke sekolah bersama Jodi.
            Keisya benar-benar tidak tahu salahnya kepada Listy sehingga dia mencoba untuk mengempeskan ban sepedanya agar tidak bisa berangkat ke sekolah. Setelah Keisya diberitahu bahwa Listy mengempeskan ban sepedanya itu karena dia tidak mau Keisya dekat-dekat dengan Jodi karena Listy mencintai Jodi. Akhirnya Keisya berusaha berbicara dengan Jodi.
“Jod sebenarnya Listy itu suka sama kamu, jadi dia tidak suka kalau kita dekat-dekatkarena nanti dia bisa bertindak nekad lagi!” ujar Keisya
“Tapi aku itu sukanya Cuma sama kamu Sya.” ujar Jodi
“Terserah kamu lah !” seru Keisya
Akhirnya Keisya pergi meninggalkan Jodi yang sedang menyatakan cintanya. Namun Keisya tidak peduli karena dia tidak mau mencari masalah dengan Listy lagi karena Listy tidak suka kalau Jodi dekat-dekat dengan Keisya
            Setelah kejadian siang itu, Keisya berusaha untuk menjauh dari Jodi. Tapi sebenarnya Jodi sangat menyukai Keisya dengan tulus tanpa memandang derajatnya sebagai anak pejabat. Namun Keisya berpikir bahwa cinta itu tidak boleh dipaksakan dan dia akan berusaha untuk mencintai Jodi, tapi itu mustahil karena hationya hanya untuk Reza seorang. Dia sadar bahwa cintanya hanya untuk Rezabukan untuk Jodi. Tapi Keisya juga harus mengalah karena Rena juga mencintai Reza. Itulah yang menjadi pikiran oleh Keisya karena bagaimanapun Rena adalah sahabatnya dan diapun sudah berjanji untuk selalu bahagia saat Renapun bahagia. Oleh karena itu, Keisya berusaha untuk mengalah agar Rena bisa mendekati Reza dan menjadi pacarnya. Keisya tidak mau kehilangan sahabat sejatinya hanya karena seorang laki-laki yang sama-sama mereka sukai.
            Karena Listy tahu bahwa Keisya tidak suka dengan Jodi, tapi Jodi tetap mendekati Keisya. Jadi Listy membayar orang untuk menculik dan membunuh Keisya agar Jodi tidak dekat-dekat lagi dengan Keisya. Saat Keisya pulang sekolah, ia naik sepeda sendiri dan tiba-tiba ada sebuah mobil misterius yang berhenti tepat di depan sepeda Keisya. Tiba-tiba Keisya di bawa secara paksa oleh orang yang ada di dalam mobil itu. Setelah itu, Keisya di bawa ke sebuah hutan yang sangat lebat dan tidak ada satu orangpun yang ada untuk dimintai tolong. Keisyapun di bawa keluar dan di ikat di sebuah pohon besar yang ada di hutan tersebut. Namun karena cuaca tiba-tiba hujan Keisyapun tidak jadi di ikat di pohon besar tersebutdan di bawa masukke dalasm mobil lagi. Karena Nisa kasihan dengan Keisya yang di culim oleh orang suruhan Listy, Nisapun memberitahukan hal tersebut kepada Jodi dan menyuruh Jodi agar segsera mencari dan membebaskan Keisya. Setelah mendengar hal itu, Jodi segera memberitahu Rena dan Reza agar bisa membantu mencari Keisya. Mereka segera pergi ke rumah Listy dan mengajak Listy untuk memberi tahu dimana Keisya disekap oleh orang suruhannya. Setelah mereka cukup lama menelusuri perjalanan, Jodi, Rena, Reza, dan Listy sampailah di sebuah hutan yang sangat lebat. Untunglah Jodi, Rena, dan Reza dating tepat waktu, kalau mereka terlambat sedikit saja mereka sudah kehilangan nyawanya Keisya. Setelah itu Rena segera menelfon polisi agar Listy dan orang suruhannya mendapatkan hukuman yang setimpalakibat perbuatannya yang sudah menclik dan hamper membunuh Keisya. Sesaat kemudian polisi itu datang dan segera membawa Listy dan orang suruhannya ke kantir polisi untuk di introgasi. Keisya sangat senang sekali karena ia telah selamat dan ia tidak jadi mati karena sudah diselamatkan oleh Jodi, Reza, dan Rena. Untuk berterima kasih kepada teman-temannya terutama Jodi, Keisya mentraktir mereka di sebuah restoran mewah.
            Mereka sangat senag sekali karena bisa makan bersama seperti sekarang ini. Sebenarnya Keisya masih mempunyai ganjalan di hatinya karena ia ingin ikut Reza berjualan Koran di dekat terminal saat pulang sekolah. Namun apakah Reza memperbolehkan Keisya membantunya berjualan Koran, dengan perlahan Keisyapun memberanikan diri untuk menawarkan jasanya untuk membatu berjualan Koran.
“Reza, aku boleh ikut kamu jualan Koran gak?” tanya Keisya
“Tapi Sya, nanti kamu capek lho. Aku kan kerjanya keliling lho!” seru Reza
“Tidak apa-apa, aku ingin ikut untuk membantu kamu Z.”ujar Keisya
“Baiklah. Kamu boleh ikut denganku.” Jawab Reza dengan tersenyum
            Akhirnya impian Keisya untuk membantu Reza berjualan Koran bisa tercapai. Sehingga ia bisa balas budi atas jasanya yang telah mambantu untuk menyelamatkannya dari para penculik yang disuruh oleh Listy. Keisya merasa senang sekali bisa mambantu mencari uang untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarganya. Meskipun Keisya merasa capek dan lelah tapi ia merasa senang, namun ia tidak merasakan kelelahannya hanya demi membantu Reza mendapatkan uang lebih. Ternyata mencari uang itu susah dan cukup sulit menurut Keisya, namun menurut Reza tidak susah karena ia telah memiliki pelanggan yang setia. Tenyata saat Keisya membantu Reza berjualan Koran, pembeli yang mau membeli koran menjadi tambah banyak sehingga uang yang di dapatkanpun banyak banyak dan orang tua Rezapun sena karena bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup.
            Kedua orang tua Reza bangga dengan Keisya yang mau membantu anaknya berjualan Koran. Rena yang mengetahui apa yang dilakukan Keisya tidak terima dan dia terus berusaha untuk mendekati Cha-cha yang sangat disayangi oleh Reza. Rena berusaha untuk menyenangkan hati Cha-cha dengan cara mengajak Cha-cha jalan-jalan dan malam. Rena tidak hanya makan malam dengan Cha-cha tapi dia juga mengajak Reza dan kedua orang tuanya. Namun Reza tidak bisa ikut karena dia belum pulang dari berjualan Koran, padahal setiap jam 16.30 dia sudah pulang tapi sekarang belum pulang. Rena, Cha-cha, dan kedua orang tua Rezapun berangkat tanpa menunggu Reza pulang karena nanti takut kalau kemalaman. Ternyata Reza jam segitu belum pulang karena Reza diajak oleh Keisya untuk menemaninya jalan-jalan dan makan malam. Rena dan  keluarga Reza pergi ke Mall untuk berbelanja, sedangkan Keisya dan Reza pergi ke taman untuk jalan-jalan. Pada saat rombongan Rena dan keluarga Reza menuju ke restoran, yang lebih tidak di sangka oleh Rena adalah Keisya dan Reza ada disana. Kemudian merekapun bergabung dan makan malam bersama. Sebenarnya Keisya tidak suka kalau dia dan Reza bertemu dengan Rena karena akan menganggu Keisya saat akan menyatakan cintanya kepada Reza. Sebenarnya Rena juga tidak suka karena disaat ia berkumpul dengan Reza dan keluarganya maka ini adalah waktu yang tepat untuk menyatakan cintanya kepada Reza.
            Suatu hari nanti Reza akan memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Keisya dan ia yakin bahwa Keisya akan menerima cintanya. Namun jika dia belum sempat menyatakan kepada Keisya tapi Keisya sudah menyatakan terlebih dahulu  maka Reza akan menerimanya dengan lapang dada. Namun apakah Keisya mau dengan laki-laki tukang koran. Pada hari libur, Keisya ingin ikut Reza berjualan koran lagi, Rezapun mengizinkan Keisya ikut karena ini kesempatan emasnya untuk menyatakan cintanya kepada Keisya. Cha-chapun heran dengan sikap Keisya yang setiap hari ikut berjualan dengan Reza. Padahal orang kaya seperti Keisya mana mau keliling dan berpanasan untuk menjajakan koran selama seharian. Cha-cha merasa bahwa Keisya ingin mencuri hati kakaknya, padahal dia lebih setuju kalau kakaknya berpacaran dengan Rena orangnya baik, cantik, dan ramah.
            Semoga Reza tidak salah untuk memilih perempuan agar bisa menjadi pacar dan bisa langgeng. Menurut Cha-cha, Keisya itu baik, cantik, tapi saying dia cengeng dan dia sangat manja saat dekat dengan kakaknya. Oleh karena itu, Cha-cha tidak setuju kalau kakaknya berpacaran dengan Keisya yang sifatnya sangat manja dan melebihi sifat Cha-cha kepada kakaknya. Cha-cha lebih setuju kalau Reza berpacaran dengan Rena karena Rena orangnya baik, cantik, dan ramah. Tapi ternyata Reza tidak mencintai Rena, dia hanya menganggap Rena sebagai adiknya.
            Sesaat kemudian, Keisya dan Rena datang, mereka mengajak Reza dan Cha-cha untuk makan di restoran dan jalan-jalan. Karena hari ini Reza berulang tahun, Rena dan Keisya akan membeli hadiah dan kue ulang tahun untuk memberi surprise kepada Reza. Mereka kemudian pergi ke restoran untuk makan siang. Setelah mereka selesai makan, mereka jalan-jalan di taman dan berfoto-foto di sekitar taman. Rena merasa cemburu melihat kedekatan Reza dan Keisya. Cha-cha merasa kasihan dengan Rena karena kakaknya tidak mau menuruti kemauannya yang melarang Reza berdekatan dengan keisya. Rena hanya mengurangi pandanganya kepada Reza karena mereka sedang asyik berfoto-foto.
            Reza berniat untuk menyatakan cintanya kepada Keisya karena Reza takut Jodi akan merebut Keisya darinya. Jodipun berniat akan menyatakan cintanya kepada Keisya, namun dia harus merasakan sakit karena ia yakin bahwa Keisya tidak akan menerimanya sebagai pacar. Reza sangat takut untuk menyatakan perasaannya kepada Keisya, ia takut kalau Keisya belum siap untuk berpacaran dengannya.
            Keesokan harinya, Reza akan berangkat berjualan koran, tiba-tiba Keisya datang dan memaksa untuk ikut berjualan dengannya. Reza berharap hari ini adalah hari keberuntungannya untuk menyatakan cinta kepada Keisya. Setelah selesai berjualan koran, Keisya mengajak Reza untuk makan di sebuah restoran. Di waktu yang sama, Rena mengajak Cha-cha jalan-jalan dan membeli peralatan sekolah. Setelah selesai berbelanja, Rena mengajak Cha-cha makan di tempat yang sama dengan Reza dan Keisya. Setelah sampai di restoran, Rena dan Cha-cha melihat Reza dan Keisya sedang makan. Sebelum Rena dan Cha-cha menyapa, tiba-tiba Keisya berkata kepada Reza bahwa dia sayang dan dia ingin menjadi pacar Reza, Rezapun menerimanya. Rena merasa sangat terpukul dan dia pergi keluar restoran. Cha-chapun mengejar Rena karena dia takut akan terjadi sesuatu dengan Rena. Jodi yang melihat Rena berlari keluar dari restoran sambil menagispun mengejar Rena.
            Tiba-tiba, braaakkk……. Rena tertabrak oleh sebuah mobil dan terjatuh dan tidak sadarkan diri dengan darah berkucuran yang keluar dari hidung dan kepalanya. Jodi, Reza, dan Keisya segera membawanya ke Rumah sakit terdekat, karena mereka takut jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan. Setibanya di rumah sakit, dokter segera memeriksa Rena. Dokter keluar dari ruangan Rena dan memberi tahu kalau Rena sekarang Koma dan kritis karena terjadi pendarahan pada bagian otaknya dan terlalu banyak kehilangan darah.
            Oleh karena itu, dokter memerlukan banyak darah untuk menstranfusi Rena. Pada saat dokter memperbolahkan Rena untuk di jenguk, Rena selalu memanggil nama Reza, Reza, dan Reza... Saat itu, Reza sedang berbicara dengan Keisya.
“Za, aku mohon kepadamu untuk menggenggam tangan Rena dan berkata bahwa kamu cinta sama dia..!!!!!”kata Keisya.
“Tapi Sya,… kita kan baru saja jadian? Masa kamu suruh aku untuk menyatakan cinta kepada Rena? Lagian, aku kan gak cinta sama dia!!!” jawab Reza.
“Tapi, aku ingin kamu berpacaran dengan Rena karena dia sahabatku sejak kecil!! Aku gak mau nyakitin perasaan dia!!!” tegur keisya.
“Kalo ini mau kamu, aku akan menurutinya….”jawab Reza lagi, dengan hati yang sedikit terpaksa.
            Akhirnya, Reza menuruti permintaan Keisya. Pada saat Reza melakukan permintaan Keisya, Keisya pergi meninggalkan Rumah sakit tanpa sepengetahuan siapapun. Namun, Jodi mengetahui perasaan Keisya saat ini yang sangat hancur berkeping-keping. Jodipun mengejar Keisya karena dia pergi dengan menangis. Dia tidak mau terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, Jodi mengantar Keisya sampai ke rumah dan menghibur perasaan Keisya. Dengan ketakutan yang sangat menggebu-gebu, Jodi memberanikan dirinya untuk menyatakan cintanya kepada Keisya karena sekarang Reza telah berpacaran dengan Rena. Keisyapun menerima permintaan Jodi untuk menjadi pacarnya. Jodi sangat senang sekali karena dia bisa diterima oleh Keisya sebagai pacarnya. Keisya tidak menyangka mengapa dirinya bisa menerima Jodi, padahal dia tidak suka dengan Jodi.
            Renapun merasa senang sekali karena dia bisa berpacaran dengan Reza, Cha-chapun ikut bahagia karena kakaknya bisa berpacaran dengan orang pilihannya. Akhirnya Rena sembuh dan dia sudah diperbolehkan untuk pulang tapi harus tetap istirahat di rumah karena kondisinya belum pulih betul. Akhirnya Rena bisa bahagia dengan Reza dan Keisya juga bahagia dengan Jodi. Merekapun menjadi sahabat yang sangat bahagia dan sangat senang karena bisa berpacaran dengan orang yang mereka sayangi.

                                                            ===o0o===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

mimin riCha-richa | Designed by www.rindastemplates.com | Layout by Digi Scrap Kits | Author by Your Name :)